Harmonisasi Instrumen Bambu Pikat Tamu Dinner Hotel Tugu Malang - Radar Malang Online

KOTA MALANG – Gelaran Indonesia’s Cultural Dining Series yang berlangsung tadi malam di Tirta Gangga Room Hotel Tugu Malang berhasil menyuguhkan pertunjukan seni musik nan apik. Grup musik BamBamBoe tak hanya menghadirkan harmonisasi suara alam melalui media bambu, namun para personelnya jug mengajak serta para tamu undangan untuk memainkan karinding, alat musik bambu khas sunda.

Pertunjukan tersebut digelar di Tirta Gangga Room Hotel Tugu Malang mulai pukul 20.00 WIB. Di pertengahan penampilannya, grup musik ini salah satunya mempersembahkan nyanyian tembang gambang suling. Dengan diiringi harmonisasi alat musik BamFlute, Bumbong Baung, Bam Tiek, Sape, Rinding, Karinding, Pring Gludug hingga Rain Stick, grup ini menyajikan perpaduan bunyi yang sarat kedekatannya dengan alam.

Total ada lima lagu yang dibawakan BamBamBoe, yaitu Tikam, Bening, Gambang Suling, Sugih Tanpa Banda, dan Dolanan Karinding. Salah satu perintis BamBamBoe, Luhur Ayom Pamungkas mengatakan Tikam dan Bening adalah dua lagu ciptaan grup musik asal Kota Batu tersebut.

“Lagu Tikam dibuat tahun 2017, sedangkan Bening baru dirilis 2019 ini,” kata dia kepada radarmalang.id.

Disela-sela bermain musik, sang vokalis mendatangi satu persatu tamu untuk memperkenalkan pada alat musik jenis Karinding. Alat musik ini terbuat dari bambu berbentuk seperti stick dengan sedikit rongga. Dengan telaten, sang vokalis mempraktekkan cara kerja alat musik ini kepada tamu.

Cara kerjanya cukup simpel, karinding diletakkan di bibir dan mulut agak merenggang, suara dari dalam leher dikeluarkan. Pada bagi ujung, jari memukul ujung Karinding sehingga membuat jarum bambu yang ada di tengah karinding akan bergetar, dan muncul bunyi. Para tamu yang mencoba alat ini awalnya terlihat bingung, namun lama-kelamaam akhirnya mereka tersenyum karena berhasil mengeluarkan suara dari alat musik tersebut. Diiringi musik Dolanan Karinding, para tamu pun ikut bergoyang sembari memainkan karinding.

Public Relation Hotel Tugu Malang, Richard Wardhana menjelaskan acara ini selain memberikan hospitality bagi tamu yang menginap, Hotel Tugu Malang juga berperan sebagai penjaga seni dan budaya.

“Hotel Tugu Malang bangga ikut ambil bagian dalam upaya berkesinambungan untuk mensosialisasikan berbagai disiplin ilmu budaya dari seluruh Indonesia. salah satunya melalui event bulanan rutin, Indonesia’s Cultural Dining Series,” jelas Ochi, sapaan akrabnya.

Pewarta: Rida Ayu
Foto : Shuvia Rahma
Penyunting: Fia