ICDS ke-47, Hotel Tugu Angkat Tema Ngocak Madura

 

KOTA MALANG – Madura merupakan sebuah pulau di timur laut Jawa Timur yang kaya akan keindahan alam, ragam seni, kuliner dan kebudayaan yang eksotik. Nah, berbagai hal tentang Madura itu dihadirkan dalam ICDS (Indonesian Cultural Dining Series) ke-47 di Tirta Gangga Room Hotel Tugu Malang, Jumat malam (15/11).

ICDS kali ini mengangkat tema ‘Ngocak Madura’ yang artinya berbicara dalam bahasa Madura.

“Memang event ICDS ini kan selalu ambil tema berbeda-beda setiap bulannya, nah kali ini kami temanya Ngocak Madura. Suasana malam ini kita bikin ya seperti di Madura. Ada pertunjukan musiknya, menu-menu makanan khas dari Pulau Madura,” kata Richard Wardana, Public Relations Hotel Tugu Malang.

Personel dari Museum Musik Indonesia menjadi penyuguh pertunjukan musik dan tarian pada malam kemarin. Mereka memperdengarkan lagu-lagu tradisional berbahasa Madura, yakni Kembang Malate Pote, Salam Kerrong, Kerraban Sape, dan Tanduk Majeng. Tak hanya itu, tamu juga disuguhi dan dapat membeli kain batik tulis Madura yang memiliki corak serta pilihan warna khas.

Richard menyebutkan jika Hotel Tugu Malang yang menghadirkan event ICDS ini telah menjadi pionir bagi jaringan hotel Tugu lainnya, dengan mulai membuat acara serupa.

“Orang-orang jaman sekarang kan sudah mulai nggak mengenal kebudayaannya sendiri ya. Makanya kami selalu berkomitmen untuk menyuguhkan sesuatu yang bisa memperkenalkan kebudayaan kita, kebudayaan Indonesia. Kita juga sekarang jadi pionir buat yang lainnya untuk turut membuat acara kayak gini,” tutur Richard yang kerap disapa Ochi.

Rupanya ICDS ini membuat Hasnul, salah seorang pengunjung asal Kota Batu, tertarik. Pria separuh baya ini rupanya selalu berupaya menghadiri setiap event dengan tema berbeda ini.

“Setiap ada event ini saya selalu minta dikabari. Karena ini jamuan makannya unik banget ya, ada pertunjukan kesenian khas daerah yang berbeda-beda. Menurut saya Hotel Tugu Malang ini paling top dari sekian hotel-hotel di Malang,” ujarnya saat ditemui radarmalang.id (16/11).

Terpisah, Anggar, salah seorang personel Museum Musik Indonesia yang menjadi penampil di ICDS ke-47, mengungkapkan dirinya sangat menyukai kesenian khas Madura.

“Makanya saya tadi antusias banget pas tampil. Seneng waktu diundang Hotel Tugu buat nunjukin kesenian khas Madura. Latihan cuman tiga hari tapi terbayar rasanya,” tutur Anggar, yang turut berbusana tradisional Madura berwarna hijau.

Dalam pengalaman bersantap ini, tamu dapat menikmati berbagai pilihan makanan nusantara dari restoran Melati, di antaranya Nasi Buk, Rawon, Rendang Padang, Tugu Rijstaffel dan masih banyak lagi. Richard pun menambahkan, jika makanan dan minuman di Hotel Tugu kini sudah berjumlah lebih dari 170 menu.

nasi buk khas Madura

Pada ICDS ke-47, tamu yang dijamu pun merasa puas. Tak hanya tamu domestik, tamu asal mancanegara pun menurut pantauan radarmalang.id juga nampak senang dengan adanya jamuan istimewa ini, apalagi acara yang diadakan di Tirta Gangga Room ini memiliki nuansa elegan dan eksotis.

“Ruang perjamuan ini terinspirasi sama sejarah dari India, Arab, Cina dan Mongolia Silk and Spice Roads,” tandas Richard.

Pewarta: Elsa Yuni Kartika
Foto: Elsa Yuni Kartika

Editor: Indra M