Senandung Musik dari Timor ICDS Manjakan Turis Asing di Hotel Tugu Malang

KOTA MALANG – Tirtagangga Room Hotel Tugu Malang tadi malam (15/7) tampak jauh lebih meriah dibandingkan hari-hari biasa. Tampak pengunjung yang didominasi tamu turis asing duduk berkelompok menikmati sajian makan malam. Selain kelompok besar, ada juga kelompok kecil yang terdiri dari dua orang.

Tak sekadar menikmati makan malam dengan nuansa interior Tirtagangga yang romantic dan eksotis, mereka juga tampak sesekali menggoyangkan tubuh mengikuti iringan music dari Timor yang dilantunkan M2I, grup music etnik yang malam tadi menjadi bintang tamu untuk mengisi acara Indonesia’s Cultural Dining Series (ICDS) ke 43.

“Tamu malam ini 100 persen tamu turis asing, seat terisi penuh. Kebanyakan dari tamu luar, bukan stay in di hotel,” jelas Public Relation Hotel Tugu Malang, Richard Wardhana.

Mengusung tema musik bertajuk Senandung Merdu dari Timor, M2I yang berada di bawah naungan Museum Musik Indonesia (MMI) menyenandungkan musik-musik dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan sederet instrumen tradisional diantaranya dungga (dawai empat senar), mbetung (bambu yang disayat), sasando, hingga ukulele.

“Malam ini (tadi malam), kami mainkan musik-musik timor seperti dari Flores, Sumba, Mangarai, hingga Bajawa,” jelas personel M2I, Aziz Suprianto.

Tak sekadar bernyanyi, para tamu juga disuguhi dengan tarian tongkat bambu, rangku alu. Tarian yang juga permainan tradisional NTT ini menambah semarak suasana, apalagi ketika para penari mengajak para tamu untuk ikut ambil bagian bermain rangku alu.

“in, in, out..in, in, out,” ucap MC ICDS 43, Manda memberi instruksi tamu yang tengah serius menyelaraskan gerak kaki dengan gerak tongkat. Kendati susah, namun tamu-tamu asing tersebut cukup menikmati.

Bahkan, saat lagu Gemu Fa Mi Re berkumandang. Personel M2I yang didominasi para mahasiswa asal Indonesia timur dengan semangat mengajak para tamu berjoget bersama.

Tak sedikit tamu yang tengah menikmati makan malam, menghentikan aktifitas mereka dan mengabadikan momen seru tersebut dengan ponsel masing-masing.

ICDS sendiri merupakan event seni budaya yang digelar sebulan sekali di Hotel Tugu Malang. setiap bulan, pertunjukan yang disajikan selalu berbeda tema, mulai dari musik, tari tradisional, drama tari dan masih banyak lagi.

“ICDS merupakan salah satu upaya Hotel Tugu Malang untuk menghargai, melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya nusantara,” tukas Executive Assistant Manager Hotel Tugu Malang, Crescentia Harividyanti saat ditemui radarmalang.id disela-sela acara.

Penyunting: Fia
Foto: Fia